sehat

Dua nikmat yang sering dilalaikan manusia, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang atau kesempatan. Jika kita bisa mensyukuri dua nikmat itu insyaAllah kebahagian dan kesuksesan dunia akherat akan terwujud.

Seperti biasa setiap pagi paling senang mendengarkan Mqpagi tausyah dari aa gym dan beberapa ustad laennya. Dalam kesempatan pagi itu beberapa hari yang lalu. ceramah pagi aa gym ditemani seorang dokter dan juga ustadz (namanya lupa) beliau mempunyai rumah sehat. Ya nama yang bagus dan tepat, bukan rumah sakit, Kebanyakan yang kita jumpai adalah rumah sakit, maka sulit atau lama sembuhnya karena tempatnya saja tempat orang sakit. berbeda dengan rumah sehat ^_^ coba anda renungkan sendiri maknanya.

Dalam mqpagi itu yang banyak mengisi justru dari sang  dokter. Beliau banyak memberikan tip sehat al Rosulullah. diataranya yang masih terekam

pertama, Ketika makan jangan seperti orang-orang barat, diawali dengan sup, kemudian makanan berat, baru terakhir makan buah sebagai “cuci mulut”.  Dan satu lagi dalam budaya barat  dalam pesta2 sering jamuan sambil berdiri. Jelas makan berdiri bukan kebiasaan manusia. Lihat saja sekeliling anda yang biasa makan dengan berdiri (kayaknya sangat mudah menemukan disekeliling kita, semoga paham maksudnya:-D).

Nah dalam hal ini ajaran Rosulullah jelas berbeda. Jika makan diawali dengan buah. Ingat ajaran Rosulullah ketika berbuka harus diawali dengan buah yang manis, baru makanan yang berat/besar. Secara ilmiah  memang sudah jelas ketika didahulu dengan buah maka akan mengeluarkan toksin-toksin yang ada dalah tubuh kita. Toksin adalah racun dalam tubuh kita.

Selain itu, coba kita lihat kebiasan kita dan kebiasaan banyak orang, ketika mau makan pasti sebelumnya cuci tangan baru makan, bukan begitu? Bukan makan dulu baru cuci tangankan?. Begitu juga “cuci mulut” seharusnya sebelum makan dicuci dulu. Kalau memang mereka beralasan buah sebagai pencuci mulut.

Untuk minum atau makan kenapa harus sambil duduk? selain secara moral kurang sopan. Minum atau makan dengan berdiri akan memaksa minuman atau makan berjalan dengan cepat menuju ke saluran berikutnya. Ini jelas bisa merusak saluran maupun proses pencernaan,Berbeda ketika dilakukkan dengan duduk pasti akan lebih pelan dan tidak buru-buru. Sehingga bisa sempurna sampai pada tempatnya.

Kedua, saat makan Rosulullah menganjurkan makan dikunyah sebanyak 33 kali.  Ini sangat penting selain tidak buru-buru, sehingga makanan jadi lebih lembut dan lambung mudah mencernanya. Rahasia laen dalam hal ini saat dimulut ada enzim yang sangat membantu dalam proses pencernaan. Jadi ketika dimulut hanya sebentar saja satu atau dua kunyah pasti enzim yg dibawa makanan tidak maksimal, sehingga gizi yang terserap oleh tubuhpun tidak akan maksimal pula. Jadi bukan hanya makanan keras saja yg perlu dikunyah 33 kali, sebaiknya makanan yang lembutpun agak dilamakan di mulut termasuk bubur^_^

Selain itu enzim yang dimulut agar bisa maksimal masuk dalam tubuh, selesai makan sebaiknya minum terlebih dahulu sebelum gosok gigi. Karena sisa makanan dalam mulut selesai makan itu bukan kotoran melainkan banyak kandungan enzim yang dibutuhkan dalam proses pencernaan. Berbeda kalau sisa-sisa makan yang sudah berjam-jam di mulut, itu mah bukan enzim lagi melainkan sudah jadi naga, alias baunaga, hehe.

Ketiga, saat makan jangan terlalu banyak minum, sebaiknya minum sesuai kebutuhan saja, untuk mempermudah proses makan saja. alias untuk melicinkan saja.  Sebaiknya minum itu 2 jam sebelum dan 2 jam sesudah makan. itu minum yang paling ideal.

semoga bermanfaat, sebetulnya masih banyak, semoga laen kali bisa sharing kembali ^_^

Komentar kamu sangat berharga bagi kami

Just share, Berbagi :)

Sumber