Kali ini saya akan membahas mengenai jurusan-jurusan yang cocok dan tepat bagi orang-orang yang memiliki kecerdasan intrapersonal. Orang-orang intrapersonal adalah orang yang biasanya memiliki rasa simpati dan perhatian terhadap orang lain. Ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan ini diantaranya adalah sering mengintrospeksi diri, pemalu, pendiam, religius, dan biasanya menjadi tempat curahan hati orang lain.

Apa yang saya tulis di bawah ini adalah berdasarkan pendapat, pengetahuan dan pengamatan saya semata, oleh karena itu sebelumnya saya minta maaf jika ada kesalahan… ^_^

1. Psikologi
Psychology

Keterangan: Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat kejiwaan manusia baik itu normal maupun tidak normal. Ketidaknormalan kejiwaan seseorang lebih dalam dipelajari di ilmu psikiatri, bukan psikologi. Di Indonesia, jurusan psikologi di universitas terbagi atas 2 kelompok yaitu IPA dan IPS. Psikologi IPA lebih menekankan penelitian, survei dan eksperimen pada manusia sementara IPS lebih condong ke konseling dan pendidikan. Sarjana psikologi akan mendapatkan gelar Sarjana Psikologi (S.Psi).

Prospek Kerja: Prospeknya cerah di kota-kota besar akan tetapi di Indonesia seringkali dianggap sebagai profesi yang tidak terlalu dibutuhkan, walaupun di negara-negara maju psikolog sangat diperlukan dalam industri, rumah sakit, maupun lembaga-lembaga. Jika mengambil S-2 profesi psikolog, maka bisa bekerja di dunia perkantoran sebagai Manajer HRD atau Manajer Personalia, konsultan pendidikan, psikolog rumah sakit, atau membuka jasa psikolog.

Modal Utama: Dikatakan bahwa pembelajaran di jurusan psikologi akan lebih efektif jika mahasiswa memiliki kemampuan bahasa inggris dan matematika yang baik. Ini dikarenakan diperlukannya daya analisis terhadap problem solving dan banyaknya penggunaan istilah-istilah bahasa inggris di bidang psikologi. Rasa simpatik, kemampuan komunikasi yang baik,  dan rasa perhatian terhadap masalah juga menjadi nilai plus di jurusan ini.

2. Filsafat
Philosophy

Keterangan: Filsafat berawal dari rasa heran manusia terhadap fenomena yang terjadi di dalam kehidupan. Filsafat mempelajari hakikat dari segala sesuatu dan kehidupan serta pemikiran manusia. Filsafat terbagi diantaranya adalah filsafat barat, filsafat timur, filsafat Islam, dan Teologi. Filsafat secara umum mempelajari pemikiran-pemikiran mengenai Manusia, Alam, Tuhan, dan kehidupan yang terbagi ke dalam cabang diantaranya adalah etika, logika, metafisika, filsafat sains, dsb. Sarjana Filsafat akan mendapatkan gelar S. Fil

Prospek Kerja: Filsafat mempelajari dasar-dasar dari segala sesuatu dan melatih kita bersikap bijak, oleh karena itu seharusnya lulusan filsafat bisa menempati berbagai posisi di berbagai bidang. Akan tetapi di Indonesia kebanyakan lulusan jurusan filsafat biasanya menjadi penulis, jurnalis, atau jika mengambil kekhususan agama menjadi kyai atau pendeta.

Modal Utama: Memiliki pemikiran yang kritis terhadap segala sesuatu. Senang mengintrospeksi diri dan memahami sifat-sifat manusia. Memiliki kemampuan menulis akan menjadi modal yang sangat baik di jurusan ini.  Juga senang merenung dan memperhatikan gejala-gejala atau fenomena-fenomena di sekitar lingkungan.

3. Ilmu Pendidikan
Educational Science

Keterangan: Jurusan Ilmu Pendidikan adalah jurusan yang merancang para mahasiswanya untuk menjadi guru sekolah, guru khusus, atau pejabat-pejabat pendidikan. Ada beragam sekali jurusan ilmu pendidikan yang bisa dipilih tergantung dari tujuan pengajaran, misal jurusan pendidikan matematika akan menjadi guru matematika, jurusan pendidikan sejarah akan menjadi guru sejarah, dsb. Prospek kerja adalah menjadi guru sekolah dari tingkat SD sd. SMA. Sarjana pendidikan akan mendapatkan gelar S. Pd. Disini yang akan saya fokuskan adalah jurusan pendidikan yang tidak umum seperti  Pendidikan Luar biasa, Pendidikan Luar Sekolah, dan Teknologi Pendidikan.

  • Pendidikan Luar Biasa: Mempelajari bagaimana caranya mendidik anak-anak yang memiliki keterbatasan baik fisik maupun mental seperti tunarungu, tunadaksa, tunagrahita, dsb.
  • Pendidikan Luar Sekolah: Mempelajari bagaimana caranya mendidik anak-anak selain di lingkungan sekolah. Mempelajari cara-cara mengelola kegiatan, mengembangkan pengajaran, dan memotivasi anak-anak di luar sekolah.
  • Teknologi Pendidikan: Mempelajari kurikulum dan pengembangan pendidikan serta penerapan teknologi dalam bidang pendidikan. Lulusannya diharapkan bisa menjadi garda depan dalam pengembangan pendidikan khususnya di Indonesia.

Prospek Kerja: Menjadi tenaga pengajar di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah baik negeri maupun swasta, pengajar bimbingan belajar, editor buku, kepala sekolah, atau pejabat dan tenaga pendidikan di Instansi baik Pemerintah maupun Swasta. Intinya, akan terus ada regenerasi oleh karena itu tenaga pendidikan akan selalu dibutuhkan.

Modal Utama: Siap menghadapi tekanan karena profesi guru seringkali dianggap sebelah mata. Memiliki rasa loyalitas yang kuat dan keinginan untuk mengabdi yang tinggi. Suka dengan anak-anak dan kreatif juga menjadi nilai plus di jurusan ini. Satu hal yang perlu diingat, guru adalah pekerjaan yang mulia.

4. Ilmu Keperawatan
Nursery

Keterangan: Tugas seorang perawat tidaklah hanya untuk menjadi suster di rumah sakit. Dalam ilmu keperawatan, seorang ners bertugas untuk membantu seseorang baik itu sakit maupun sehat. Bantuan bisa berupa memberikan bantuan sumbangan, bantuan pelayanan, dsb. Banyak yang mengatakan seorang suster hanyalah sebagai pembantu dokter, tapi seorang suster sebenarnya bisa mengajukan rencana-rencananya sendiri untuk dipertimbangkan oleh dokter. Ilmu keperawatan diantaranya mempelajari keperawatan bedah, keperawatan maternitas, keperawatan anak, keperawatan jiwa, dsb. Sarjana Keperawatan akan mendapatkan gelar S. Kep dan gelar profesi Ners (Ns.).

Prospek Kerja: Cukup luas karena selain bisa berkiprah sebagai ners atau kepala suster, atau manajer rumah sakit di rumah sakit Negeri maupun Swasta, lulusan Ilmu Keperawatan juga bisa menempati posisi-posisi di bidang sosial seperti di Lembaga-lembaga sosial, Panti Asuhan, Panti Jompo, Rumah Sakit Jiwa, Melayani keluarga pribadi, dsb.

Modal Utama: Memiliki rasa simpatik yang tinggi dan rasa ingin membantu dan merasakan penderitaan orang lain yang kuat. Disini juga dituntut untuk memiliki sikap disiplin karena banyaknya aturan yang harus ditaati. Selain itu, kemampuan komunikasi dan kemampuan berpikir dengan baik juga menjadi nilai tambah di jurusan ini.

Sumber