Category: Tips & Trick


Dibawah ini adalah analisis dan pendapat saya mengenai jurusan-jurusan kimia (kimia murni, terapan, atau related field). Saya menulis ini karena dari apa yang saya lihat, masih banyak yang bingung mengenai pilihan jurusan yang akan mereka pilih nantinya terutama mengenai ilmu kimia.

Banyak yang masih bingung akan jurusan-jurusan kimia karena dibawah kimia murni, ada banyak sekali ilmu terapan yang didasari oleh ilmu kimia. Oleh karena itu, saya menulis ini untuk membantu memilih jurusan yang tepat. Semoga apa yang saya tulis ini bisa membantu… ^_^

1. Farmasi

Pharmacy

Keterangan: Farmasi adalah jurusan yang terkait dengan ilmu kedokteran dan kimia. Jika kedokteran memfokuskan penyembuhan pasien lewat penanganan secara langsung, farmasi menyembuhkan lewat obat-obatan kimia. Farmasi mempelajari mulai dari pembuatan obat, nasib obat di dalam tubuh, ramuan tradisional, farmasetika, dsb. Di Indonesia, jurusan farmasi biasanya terbagi menjadi 3 area, diantaranya Farmasi Riset & Penelitian, Farmasi Klinik & Komunitas, dan Farmasi Obat alam. Lulusan jurusan farmasi akan mendapatkan gelar Sarjana Farmasi (S. Farm) di belakang namanya ditambah dengan gelar profesi Apoteker (Apt.)

Prospek Kerja: Prospek kerja jurusan farmasi sangat luas sekali. Semua industri farmasi membutuhkan lulusan farmasi. Disamping itu terbuka pula kesempatan untuk membuka jasa perdagangan, juga apotik. Bisa juga terjun di dunia penelitian dan pendidikan.

Modal Utama: Jika memilih jurusan farmasi, kemampuan analisis sangat diutamakan. Oleh karena itu, kemampuan matematika yang bagus akan sangat menunjang pembelajaran di jurusan ini. Kesenangan terhadap ilmu-ilmu alam (seperti fisika, biologi dan kimia) pun juga menjadi modal utama di jurusan ini. Karena banyaknya praktik laboratorium, harus memiliki daya analisis tinggi dan rasa ingin tahu yang tinggi. Syarat utama lainnya adalah tidak buta warna.

2. Kimia
Chemistry

Keterangan: Jurusan kimia adalah salah satu jurusan ilmu murni yang biasanya berdiri  dibawah naungan fakultas MIPA. Seperti jurusan-jurusan MIPA lainnya, pembelajaran di jurusan kimia bertujuan untuk mengembangkan ilmu kimia demi kemajuan masa depan. Kimia mempelajari diantaranya manajemen laboratorium, kimia organik, anorganik, biokimia, dsb. Lulusan kimia akan mendapatkan gelar Sarjana Sains (S.Si) di belakang namanya.

Prospek Kerja: Sebagai peneliti di berbagai instansi baik pemerintah, lembaga asing, maupun industri swasta. Juga bisa masuk ke laboratorium industri makanan, obat-obatan, farmasi, tekstil, petrokimia, dsb. Banyak juga lulusan kimia yang terjun ke dunia pendidikan sebagai tenaga pengajar di sekolah atau dosen di universitas.

Modal Utama: Rasa ingin tahu yang tinggi di bidang kimia dan tidak buta warna. Karena banyaknya kegiatan laboratorium, modal utama tentulah harus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, juga kesabaran yang tinggi dan daya analisis yang kuat. Minat di bidang kimia merupakan suatu keharusan di jurusan ini. Jika memiliki kemampuan tinggi di bidang matematika, akan menjadi penunjang yang sangat baik di jurusan ini.

3. Teknik Kimia
Chemical Engineering

Keterangan: Jurusan teknik kimia mempelajari proses-proses kimia dan fisika yang diterapkan di bidang industri untuk mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi atau setengah jadi. Yang dipelajari di teknik kimia adalah termodinamika, proses kimia, mesin-mesin produksi, katalis industri, teori ekonomi, dsb. Saat ini jurusan teknik kimia merupakan salah satu jurusan primadona yang memiliki prospek kerja sangat cerah. Lulusan Teknik Kimia akan mendapatkan gelar ST (Sarjana Teknik).

Prospek Kerja: Tidak perlu dipertanyakan lagi, hampir semua industri memerlukan lulusan Teknik Kimia. Selain segala jenis industri kimia, lulusan Teknik kimia juga bisa menempati instansi-instansi pemerintah terutama Departemen Perindustrian. Bagi yang melanjutkan studinya bisa juga menjadi konsultan industri bahkan ekonomi.

Modal Utama: Selain kemampuan analisis dan tidak buta warna, mahasiswa teknik kimia dituntut untuk selalu bertanya “kenapa”. Oleh karena itu, kemampuan spasial dalam fisika akan diperlukan di jurusan ini karena banyaknya mesin yang akan digunakan. Jika memilih jurusan ini, diharuskan untuk menyenangi fisika, kimia fisis, dan ekonomi. Walaupun memiliki nama kimia, kemampuan matematika dan fisika lebih diutamakan di jurusan Teknik Kimia. Kemampuan bahasa inggris juga penting di jurusan ini karena kebanyakan referensi yang digunakan adalah buku-buku luar.

4. Ilmu Gizi
Nutritional Science

Keterangan: Ilmu gizi mempelajari hubungan makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh serta faktor-faktor penyebabnya. Ilmu gizi memiliki beberapa cabang, diantaranya adalah Gizi Kesehatan, Gizi Masyarakat, dan Teknologi Pangan. Ilmu gizi mempelajari kandungan-kandungan makanan dan fungsinya untuk tubuh, diantaranya protein, karbohidrat, lemak, air, mineral, dsb. Lulusan Ilmu Gizi akan mendapatkan gelar Sarjana Gizi (S. Gz.).

Prospek Kerja: Disebut-sebut sebagai jurusan masa depan. Lulusan Ilmu Gizi bisa bekerja sebagai konsultan gizi, ahli nutrisi, peneliti rumah sakit, ahli gizi di rumah sakit, industri-industri pangan dan kesehatan, juga hotel. Bisa juga membuka jasa perdagangan makanan, catering, dsb.

Modal Utama: Banyak kegiatan laboratorium, sehingga membutuhkan daya analisis yang kuat. Kemampuan penunjang diantaranya adalah pengetahuan di bidang makanan, juga rasa simpati terhadap orang lain dan memiliki perhatian terhadap masalah seseorang. Kemampuan menghafal yang baik juga akan menjadi nilai plus di jurusan ini. Rasa senang terhadap ilmu biologi dan kimia juga menjadi nilai plus walau tidak harus.

5. Biokimia
Biochemistry

Keterangan: Biokimia adalah cabang dari ilmu kimia yang mempelajari proses kimiawi makhluk hidup seperti metabolisme, genetika, sirkulasi, dsb. Biokimia juga mempelajari mikrobiologi seperti virus dan bakteri. Materi biokimia diantaranya polimer dan monomer, lipid, karbohidrat, protein, DNA dan RNA, plasmid, dsb. Hanya sedikit Pendidikan Tinggi yang membuka jurusan ini di Universitas. Lulusan jurusan ini akan mendapatkan gelar Sarjana Sains (S.Si).

Prospek Kerja: Hampir sama seperti kimia murni, tetapi lebih spesifik yaitu ke bidang biokimia. Bisa masuk ke industri perkebunan, kehutanan, pertanian, bahkan peternakan sebagai analis laboratorium dan formulator. Juga bisa menjadi peneliti di instansi pemerintah, lembaga luar negeri, maupun swasta.

Modal Utama: Memiliki rasa senang terhadap ilmu kimia dan biologi. Tidak buta warna juga merupakan suatu keharusan di jurusan ini. Kemampuan penunjang diantaranya adalah senang melihat suatu proses, minat terhadap bioteknologi dan biologi molekular, juga akan menjadi nilai plus bila memiliki kemampuan menghafal yang baik. Karena banyak kegiatan laboratorium, dipastikan harus memiliki daya analisis kuat.

6. Teknologi Pangan
Food Technology

Keterangan: Teknologi Pangan atau bahasa kerennya Food Technology adalah jurusan yang mendidik mahasiswa untuk bisa mengolah makanan dari bahan mentah yaitu hasil petanian dan peternakan sampai ke produk-produk makanan yang sampai di tangan konsumen. Food tech diantaranya mempelajari tentang keamanan pangan, mikrobiologi pangan, teknik pangan, sampai pengembangan produk makanan. Lulusan Teknologi Pertanian akan mendapatkan gelar Sarjana Teknologi Pertanian (STP).

Prospek Kerja: Lebih spesifik karena hanya menyangkut makanan, tapi pasti akan diperlukan oleh industri-industri makanan sebagai kontrol mutu, QA, QC, pengembangan produk, manajer produk, dsb. Selain bekerja di industri, lulusan teknologi pangan juga bisa menjadi konsultan makanan, nutritionist, peneliti, dsb.

Modal Utama: Memiliki kemampuan dan menyenangi ilmu kimia. Karena ada banyak kegiatan laboratorium, maka dituntut untuk memiliki daya analisis kuat dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Pengetahuan di bidang biologi, gizi, dan makanan juga menjadi penunjang walau tidak harus.

Sumber

Iklan

Kali ini saya akan membahas mengenai jurusan-jurusan yang cocok dan tepat bagi orang-orang yang memiliki kecerdasan intrapersonal. Orang-orang intrapersonal adalah orang yang biasanya memiliki rasa simpati dan perhatian terhadap orang lain. Ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan ini diantaranya adalah sering mengintrospeksi diri, pemalu, pendiam, religius, dan biasanya menjadi tempat curahan hati orang lain.

Apa yang saya tulis di bawah ini adalah berdasarkan pendapat, pengetahuan dan pengamatan saya semata, oleh karena itu sebelumnya saya minta maaf jika ada kesalahan… ^_^

1. Psikologi
Psychology

Keterangan: Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat kejiwaan manusia baik itu normal maupun tidak normal. Ketidaknormalan kejiwaan seseorang lebih dalam dipelajari di ilmu psikiatri, bukan psikologi. Di Indonesia, jurusan psikologi di universitas terbagi atas 2 kelompok yaitu IPA dan IPS. Psikologi IPA lebih menekankan penelitian, survei dan eksperimen pada manusia sementara IPS lebih condong ke konseling dan pendidikan. Sarjana psikologi akan mendapatkan gelar Sarjana Psikologi (S.Psi).

Prospek Kerja: Prospeknya cerah di kota-kota besar akan tetapi di Indonesia seringkali dianggap sebagai profesi yang tidak terlalu dibutuhkan, walaupun di negara-negara maju psikolog sangat diperlukan dalam industri, rumah sakit, maupun lembaga-lembaga. Jika mengambil S-2 profesi psikolog, maka bisa bekerja di dunia perkantoran sebagai Manajer HRD atau Manajer Personalia, konsultan pendidikan, psikolog rumah sakit, atau membuka jasa psikolog.

Modal Utama: Dikatakan bahwa pembelajaran di jurusan psikologi akan lebih efektif jika mahasiswa memiliki kemampuan bahasa inggris dan matematika yang baik. Ini dikarenakan diperlukannya daya analisis terhadap problem solving dan banyaknya penggunaan istilah-istilah bahasa inggris di bidang psikologi. Rasa simpatik, kemampuan komunikasi yang baik,  dan rasa perhatian terhadap masalah juga menjadi nilai plus di jurusan ini.

2. Filsafat
Philosophy

Keterangan: Filsafat berawal dari rasa heran manusia terhadap fenomena yang terjadi di dalam kehidupan. Filsafat mempelajari hakikat dari segala sesuatu dan kehidupan serta pemikiran manusia. Filsafat terbagi diantaranya adalah filsafat barat, filsafat timur, filsafat Islam, dan Teologi. Filsafat secara umum mempelajari pemikiran-pemikiran mengenai Manusia, Alam, Tuhan, dan kehidupan yang terbagi ke dalam cabang diantaranya adalah etika, logika, metafisika, filsafat sains, dsb. Sarjana Filsafat akan mendapatkan gelar S. Fil

Prospek Kerja: Filsafat mempelajari dasar-dasar dari segala sesuatu dan melatih kita bersikap bijak, oleh karena itu seharusnya lulusan filsafat bisa menempati berbagai posisi di berbagai bidang. Akan tetapi di Indonesia kebanyakan lulusan jurusan filsafat biasanya menjadi penulis, jurnalis, atau jika mengambil kekhususan agama menjadi kyai atau pendeta.

Modal Utama: Memiliki pemikiran yang kritis terhadap segala sesuatu. Senang mengintrospeksi diri dan memahami sifat-sifat manusia. Memiliki kemampuan menulis akan menjadi modal yang sangat baik di jurusan ini.  Juga senang merenung dan memperhatikan gejala-gejala atau fenomena-fenomena di sekitar lingkungan.

3. Ilmu Pendidikan
Educational Science

Keterangan: Jurusan Ilmu Pendidikan adalah jurusan yang merancang para mahasiswanya untuk menjadi guru sekolah, guru khusus, atau pejabat-pejabat pendidikan. Ada beragam sekali jurusan ilmu pendidikan yang bisa dipilih tergantung dari tujuan pengajaran, misal jurusan pendidikan matematika akan menjadi guru matematika, jurusan pendidikan sejarah akan menjadi guru sejarah, dsb. Prospek kerja adalah menjadi guru sekolah dari tingkat SD sd. SMA. Sarjana pendidikan akan mendapatkan gelar S. Pd. Disini yang akan saya fokuskan adalah jurusan pendidikan yang tidak umum seperti  Pendidikan Luar biasa, Pendidikan Luar Sekolah, dan Teknologi Pendidikan.

  • Pendidikan Luar Biasa: Mempelajari bagaimana caranya mendidik anak-anak yang memiliki keterbatasan baik fisik maupun mental seperti tunarungu, tunadaksa, tunagrahita, dsb.
  • Pendidikan Luar Sekolah: Mempelajari bagaimana caranya mendidik anak-anak selain di lingkungan sekolah. Mempelajari cara-cara mengelola kegiatan, mengembangkan pengajaran, dan memotivasi anak-anak di luar sekolah.
  • Teknologi Pendidikan: Mempelajari kurikulum dan pengembangan pendidikan serta penerapan teknologi dalam bidang pendidikan. Lulusannya diharapkan bisa menjadi garda depan dalam pengembangan pendidikan khususnya di Indonesia.

Prospek Kerja: Menjadi tenaga pengajar di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah baik negeri maupun swasta, pengajar bimbingan belajar, editor buku, kepala sekolah, atau pejabat dan tenaga pendidikan di Instansi baik Pemerintah maupun Swasta. Intinya, akan terus ada regenerasi oleh karena itu tenaga pendidikan akan selalu dibutuhkan.

Modal Utama: Siap menghadapi tekanan karena profesi guru seringkali dianggap sebelah mata. Memiliki rasa loyalitas yang kuat dan keinginan untuk mengabdi yang tinggi. Suka dengan anak-anak dan kreatif juga menjadi nilai plus di jurusan ini. Satu hal yang perlu diingat, guru adalah pekerjaan yang mulia.

4. Ilmu Keperawatan
Nursery

Keterangan: Tugas seorang perawat tidaklah hanya untuk menjadi suster di rumah sakit. Dalam ilmu keperawatan, seorang ners bertugas untuk membantu seseorang baik itu sakit maupun sehat. Bantuan bisa berupa memberikan bantuan sumbangan, bantuan pelayanan, dsb. Banyak yang mengatakan seorang suster hanyalah sebagai pembantu dokter, tapi seorang suster sebenarnya bisa mengajukan rencana-rencananya sendiri untuk dipertimbangkan oleh dokter. Ilmu keperawatan diantaranya mempelajari keperawatan bedah, keperawatan maternitas, keperawatan anak, keperawatan jiwa, dsb. Sarjana Keperawatan akan mendapatkan gelar S. Kep dan gelar profesi Ners (Ns.).

Prospek Kerja: Cukup luas karena selain bisa berkiprah sebagai ners atau kepala suster, atau manajer rumah sakit di rumah sakit Negeri maupun Swasta, lulusan Ilmu Keperawatan juga bisa menempati posisi-posisi di bidang sosial seperti di Lembaga-lembaga sosial, Panti Asuhan, Panti Jompo, Rumah Sakit Jiwa, Melayani keluarga pribadi, dsb.

Modal Utama: Memiliki rasa simpatik yang tinggi dan rasa ingin membantu dan merasakan penderitaan orang lain yang kuat. Disini juga dituntut untuk memiliki sikap disiplin karena banyaknya aturan yang harus ditaati. Selain itu, kemampuan komunikasi dan kemampuan berpikir dengan baik juga menjadi nilai tambah di jurusan ini.

Sumber

Kiat-kiat untuk memperoleh beasiswa S1 di universitas terkemuka akan dijelaskan secara mendetail dalam artikel ini. Ada beberapa hal yang wajib dipersiapkan para pelajar SMA untuk memperoleh beasiswa S1. Anda hanya satu dari ribuan bahkan ratusan ribu pelajar yang ingin berkuliah secara gratis, baik untuk biaya sekolah maupun biaya akomodasi.

Setelah mengikuti beberapa langkah praktis berikut, yang merangkum poin-poin penting yang harus dilakukan setiap pelajar SMA yang ingin memperoleh beasiswa di perguruan tinggi, Anda sudah siap bersaing untuk mendapatkan beasiswa incaran Anda.

Mengumpulkan informasi

Rajin mengumpulkan informasi beasiswa dari universitas incaran Anda merupakan modal utama yang menetukan kesuksesan Anda dalam memperoleh beasiswa. Setelah itu, Anda harus mepelajari secara seksama terms and conditions dari beasiswa dari universitas tersebut. Universitas impian Anda tidak memberikan beasiswa? Jangan khawatir, masih banyak universitas bermutu baik yang royal menawarkan beasiswa. Untuk itu, Anda harus tetap optimis dan rajin mengumpulkan berbagai macam informasi beasiswa S1, terutama melalui situs Info Beasiswa S1.

Memiliki rata-rata nilai SMA kelas 1 dan kelas 2 yang baik

Beberapa universitas mensyaratkan nilai rata-rata minimal untuk calon penerima beasiswa S1. Untuk itu, pastikan Anda menjaga kestabilan nilai raport Anda semasa SMA. Meski seseorang mampu memperoleh nilai yang sangat tinggi dalam tes masuk universitas, tapi memiliki nilai rata-rata rapor yang relatif rendah, universitas cenderung enggan memberikan full scholarship atau beasiswa penuh.

Kestabilan nilai dan peringkat Anda semasa SMA juga perlu dijaga. Sebagai contoh, pada semester 1, Anda menempati peringkat 1 kelas dengan rata-rata rapor 8,5, tapi pada semester berikutnya, Anda hanya menempati posisi 19 dengan rata-rata 7,4. Pemberi beasiswa akan cenderung berpikir bahwa Anda masih labil dalam menjaga prestasi. Untuk itu, meski Anda menghadapi masalah di luar akademik, pastikan jangan sampai masalah itu mempengaruhi prestasi akademik Anda.

Perlu juga Anda perhatikan bahwa nilai 7 dari SMA unggulan dapat dinilai sama dengan angka 9 dari universitas non-unggulan. Standar dan kriteria mengenai nilai rata-rata rapor SMA untuk setiap universitas berbeda-beda. Selalu pastikan bahwa Anda melalukan yang terbaik!

Aktif berorganisasi

Aktif dalam berorganisasi tidak hanya meningkatkan kemampuan interpersonal skills Anda, tetapi juga menambah nilai positif Anda di mata pemberi beasiswa. Ada banyak organisasi yang dapat diikuti pelajar SMA, mulai dari OSIS di sekolah hingga terlibat aktif dalam organisasi keagamaan.

Berprestasi akademik

Berprestasi akademik di sini berarti Anda tidak hanya sekadar memiliki nilai bagus di sekolah, tapi juga aktif dan mampu berprestasi di perlombaan-perlombaan antar sekolah. Ada beberapa lingkup perlombaan yang dapat Anda ikuti, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Dalam hal ini, Anda harus turut aktif dalam mencari informasi, jangan hanya sekadar menunggu intruksi dari sekolah untuk mewakili nama sekolah. Ada banyak perlombaan bertebaran di luar sana yang menunggu untuk diikuti.

Berprestasi non-akademik

Contoh dari prestasi non-akademik ialah juara basket, renang, karate, pidato berbahasa asing, debat, menyanyi, paduan suara, dll. Ada banyak kegiatan non-akademik yang dapat Anda ikuti yang mampu memberi nilai positif tentang diri Anda di mata pemberi beasiswa.

Memiliki kemampuan bahasa asing

Mampu berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, secara aktif baik lisan maupun tulisan kini telah menjadi hal yang wajib seiring dengan adanya globalisasi. Jangan segan untuk mempraktekkan kemampuan berbahasa asing Anda. Jika pelajaran yang diberikan di sekolah terbatas, ada banyak kursus bahasa asing di sekitar kita saat ini.

Menghadapi interview/wawancara

Di beberapa universitas, setelah lolos dari seleksi tes tertulis, tes wawancara atau yang lebih dikenal dengan interview umumnya dilaksanakan. Melalui interview ini, kebenaran data-data yang sebelumnya Anda berikan biasanya akan dicek. Selain itu, melalui interview, pemberi beasiswa dapat lebih mengenal karakter Anda, si calon penerima beasiswa! Untuk lebih yakin dalam menghadapi interview, Anda dapat mempraktekkan Kiat-kiat Sukses Menghadapi Interview/Wawancara.

Setelah memahami poin-poin penting untuk mendapat beasiswa S1 di universitas terkemuka, kini Anda hanya perlu mempraktekkannya. Poin-poin di atas dirangkum berdasarkan pengalaman penulis memperoleh full scholarship, yang meliputi biaya sekolah dan biaya hidup, di salah satu universitas terkemuka di Indonesia.

 

Request artikel boleh kirim via emai atau komentar.

Semoga Bermanfaat :)

 

Komentar kamu sangat berharga bagi kami

Just share, Berbagi :)

sumber

Berburu beasiswa, tak cukup hanya mencari informasi. Mengenal jenis-jenis beasiswa juga penting dilakukan untuk menemukan, beasiswa mana yang pas untuk karakter dan keunggulan yang kita miliki. Sehingga, peluang untuk mendapatkannya pun akan lebih besar.

Saat ini, banyak jenis beasiswa yang dapat diburu, sesuai dengan rentang waktu, jumlah, dan lokasi beasiswa tersebut. Beberapa universitas umumnya memberikan beasiswa sebelum perkuliahan dimulai. Ada juga beasiswa prestasi yang berbasis pada kecakapan akademik, budaya, dan lain sebagainya.

Cara terbaik untuk mencari beasiswa adalah dengan mempelajari jenis-jenis beasiswa yang ada. Setiap pendonor beasiswa tentunya memiliki daya tarik dan aturan sendiri terkait beasiswa yang diberikan. Ketika Anda mempelajari beasiswa-beasiswa yang ada, tentunya Anda harus mengetahui berapa banyak, dan alasan dibalik beasiswa tersebut.

Berikut adalah beberapa jenis beasiswa:

Beasiswa Penghargaan
Beasiswa ini biasanya diberikan kepada kandidat yang memiliki keunggulan akademik. Beasiswa ini diberikan berdasarkan prestasi akademik mereka secara keseluruhan. Misalnya, dalam bentuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Meski sangat kompetitif, beasiswa ini ada dalam berbagai bentuk.

Beasiswa Bantuan

Jenis beasiswa ini adalah untuk mendanai kegiatan akademik para mahasiswa yang kurang beruntung, tetapi memiliki prestasi. Komite beasiswa biasanya memberikan beberapa penilaian pada kesulitan ini, misalnya, seperti pendapatan orangtua, jumlah saudara kandung yang sama-sama tengah menempuh studi, pengeluaran, biaya hidup, dan lain-lain.

Beasiswa Atletik
Universitas biasanya merekrut atlet populer untuk diberikan beasiswa dan dijadikan tim atletik perguruan tinggi mereka. Banyak atlet menyelesaikan pendidikan mereka secara gratis, tetapi membayarnya dengan prestasi olahraga. Beasiswa seperti ini biasanya tidak perlu dikejar, karena akan diberikan keada mereka yang memiliki prestasi.

Beasiswa Penuh
Banyak orang menilai bahwa beasiswa diberikan kepada penerimanya untuk menutupi keperluan akademik secara keseluruhan. Jika Anda benar-benar beruntung, tentunya Anda akan mendapatkan beasiwa seperti ini. Beasiswa akan diberikan untuk menutupi kebutuhan hidup, buku, dan biaya pendidikan. Namun, banyak beasiswa lainnya meng-cover biaya hidup, buku, atau sebagian dari uang sekolah.

Apapun jenis beasiswanya, Anda perlu benar-benar mempelajarinya. Jika sudah mendapatkannya, maka manfaatkan sebaik-baiknya! Selamat mencoba!

Request artikel boleh kirim via emai atau komentar.

Semoga Bermanfaat :)

Komentar kamu sangat berharga bagi kami

Just share, Berbagi :)

Sumber

%d blogger menyukai ini: